Tampilkan postingan dengan label Berhenti Merokok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berhenti Merokok. Tampilkan semua postingan

5 Oktober 2015

Nah bagi perokok sebaiknya merenungin= bacaan kali ini, Biasanya sebatang rokok akan habis dalam 10 kali hisapan atau sekira 5 menit. Hanya 5 menit, tapi menit-menit penuh malapetaka bagi organ-organ tubuh Anda.

Sebatang rokok yang diisap seseorang akan habis dalam 10 embusan dan dalam waktu lima menit. Akan tetapi, dalam tempo sesingkat itu ada 4.000 jenis zat kimia yang merasuki organ-organ tubuh. Lihat reaksi apa yang terjadi ketika kita merokok.



10 Detik Pertama
Pada isapan pertama, asap rokok akan masuk ke mulut dan meninggalkan lapisan cokelat tipis di gigi. Gas bersifat toksik seperti formalin dan amonia yang terhirup akan membuat sistem imun menjadi waspada sehingga terjadi inflamasi. Begitu memasuki tenggorokan, asap rokok akan melambatkan cilia, alat penyapu kecil yang bertugas untuk membersihkan sistem pernapasan dari partikel berbahaya. Sementara itu, nikotin yang naik ke udara langsung masuk ke pembuluh darah melalui jutaan kapiler di dalam paru-paru. Ketika nikotin memasuki kelenjar adrenal, tubuh akan merasakan sentakan energi yang memicu pengeluaran adrenalin sehingga tekanan darah dan detak jantung meningkat.

Akibatnya, jantung kesulitan untuk mengendur di antara detak jantung sehingga risiko untuk terkena stroke pun meningkat. Pada saat yang sama, karbon monoksida dari asap rokok akan mulai menumpuk di dalam darah sehingga kemampuan tubuh untuk mengirimkan oksigen ke organ vital berkurang. Melalui peredaran darah, nikotin memasuki otak dan direspons sel saraf tertentu dengan cara pelepasan secara deras neurotransmiter dopamin yang memberikan perasaan enak. Ini sebabnya merokok menimbulkan rasa ketagihan.

Setelah 5 Menit
Setelah level dopamin kembali normal, tubuh menginginkan perasaan high lagi meski kita tidak menyadarinya. Bila kita sering memuaskan keinginan tersebut, otak akan terbiasa dan mulai muncul rasa ketagihan. Akibatnya, akan sulit bagi Anda untuk berhenti merokok. Meski rokok Anda sudah dimatikan, di dalam tubuh masih menumpuk kandungan beracun untuk 6-8 jam ke depan

Nikotin dan karbon monoksida dalam rokok akan meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, sehingga merusak jantung dan pembuluh darah. Hal ini merupakan faktor risiko terjadinya serangan jantung dan stroke. Aliran darah melambat, menghalangi pasokan oksigen ke kaki dan tangan dan membuat seseorang rentan terhadap risiko terjadinya tromboflebitis (peradangan dan pembekuan dalam pembuluh darah, paling sering terjadi didaerah kaki dan lengan). Apabila tidak diobati, banyak perokok berakhir dengan kaki yang harus diamputasi.

Seorang perokok biasanya menghirup secara dalam-dalam dan menahan asap dalam jangka waktu yang lama dalam paru-paru mereka sehingga menyebabkan tar akan berada lebih dalam di paru. Karbonmonoksida akan mengganggu peredaran oksigen dalam otot, otak dan jaringan tubuh sehingga membuat jantung bekerja lebih keras. Seiring dengan waktu saluran pernapasan akan membengkak dan membuat aliran udara ke paru-paru menjadi lebih rendah.

Menjadi perokok aktif atau perokok pasif untuk jangka panjang dapat menimbulkan bahaya serius pada jantung Anda. Tekanan darah melonjak dan jantung harus bekerja lebih keras setiap hari.

Kolesterol menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah, dan kemudian mencegah aliran oksigen ke jantung dan seluruh tubuh. Oleh karena itu, jantung akan bekerja sangat ekstra hingga dapat menyebabkan serangan jantung.

Sebarkanlah artikel ini jika kamu rasa ini bermanfaat.

Beginilah Proses Kejam Rokok Hingga Menghancurkan Tubuhmu

1 April 2014


kita pasti sudah mengetahui tentang bahaya rokok. Selain menimbulkan kanker dan gangguan pernapasan, rokok ternyata juga mengubah penampilan kita. Namun meskipun begitu, masih banyak saja perokok aktif yang ada di sekitar kita.

Sebuah lembaga bernama Cancer Society of Finland mengungkap bahaya rokok ini dalam beberapa foto. Di sana mereka menunjukkan dampak mengerikan rokok pada penampilan seseorang. Ternyata rokok bisa mengubah penampilan seseorang menjadi lebih jelek seperti yang dilansir oleh Merdeka.com (14/12).

Foto yang diuangkap oleh Cancer Society of Finland ini menunjukkan wajah seorang wanita dan pria. Dalam beberapa tahun, rokok mengubah penampilan mereka secara drastis. Perokok akan mengalami penumpukan lemak pada beberapa bagian tubuh, memiliki kulit yang kering dan tak sehat, serta mengalami masalah jerawat yang cukup serius.

Perubahan ini terjadi karena zat kimia dalam rokok menyebabkan elastisitas kulit menjadi berkurang sehingga kulit mudah pecah-pecah. Masalah lainnya adalah kegemukan atau obesitas. Selain itu, masalah lain yang cukup mengganggu adalah jerawat. Jerawat pada perokok cenderung sulit dihilangkan.

Gambar-gambar ini dibuat oleh Tobacco Body dan digunakan sebagai informasi dan iklan untuk menurunkan tingkat kebiasaan merokok di masyarakat. Cara ini dilihat lebih efektif dan berhasil daripada cara lainnya menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Australia pada tahun 2011.

Bagaimanapun itu, foto ini dibuat untuk menunjukkan dampak bahaya dari sebuah rokok. Rokok akan pelan-pelan mengubah penampilan dan hidup Anda seperti yang terlihat di gambar ini. Apa pendapat Anda tentang hal ini?

sumber: vemale.com

Faktanya, Rokok Membuat Penampilan Anda Menjadi Mengerikan

30 Maret 2014


Sudah sejak dahulu kala, rokok menjadi barang yang dinikmati berbagai kalangan masyarakat. Mulai dari mereka yang bekerja memakai jas dan mengendarai mobil mewah, hingga mereka yang harus mengais makanan di jalanan.

Komoditi ini sepertinya tidak pernah ada matinya sekalipun sudah dibebani pajak sekian banyak oleh negara. Bahkan setelah diingatkan akan kerugian yang ditimbulkan, tak juga orang berhenti mengonsumsinya.

Namun, ada yang perlu Anda ketahui lagi dari sisi negatif merokok. Selain menyebabkan kanker, impoten dan penyakit jantung, rokok ternyata erat kaitannya dengan pola tidur dan problem tidur yang setiap hari Anda alami.

Rokok, dilansir oleh antaranews, dapat menyebabkan jam biologis yang ada di paru-paru dan otak membuat tubuh terhalang dari tidur nyenyak. Alhasil, kemampuan kognitif jadi menurun, depresi serta timbul kecemasan.

Dr. Irgan Rahman, dari pusat kesehatan Universitas Rochestere mengatakan bahwa rokok mempengaruhi fungsi neurofisiologis dan berakibat buruk bagi paru-paru. Ada peradangan serta penurunan aktivitas otak yang akan terjadi ketika rokok terus menerus masuk ke dalam tubuh.

Merokok jangka pendek

Bahkan, efek merokok jangka pendek juga bisa berbahaya. Disebutkan bahwa merokok jangka pendek dapat menurunkan molekul yang dikenal dengan nama SIRTUIN1. Pengurangan ini akan mengubah tingkat protein dan jam biologis.

Perokok pasif

Demikian pula dengan perokok pasif. Tak hanya perokok aktif saja yang akan mengalami efek buruk merokok. Terbukti dengan tikus yang menjadi bahan percobaan.

Di sebuah ruangan ditempatkan tikus yang hidup dengan udara bersih, sedangkan kelompok lain tikus yang hidup di ruangan terkena asap rokok. Hasilnya, metabolisme serta jam biologis tikus yang berada di ruangan berasap rokok jauh lebih lamban.

Hal ini kemudian menjawab keresahan serta keluhan susah tidur yang selama ini dipaparkan banyak orang. Untuk mengatasi masalah tidur ini, rokok memang harus disingkirkan dari hidup Anda.

sumber: vemale.com

Terbukti! Rokok Membuat Anda Jadi Susah Tidur

29 Maret 2014


Ada apa dengan life style yang satu ini? Terlepas dari tingginya bahaya merokok baik yang pasif maupun aktif, ternyata menurut penelitian terkini, peningkatan jumlah perokok berbanding lurus dengan grafik pertambahan jumlah penduduk.

Merokok memang punya dapmpak negatif. Tetapi bagi kebanyakan orang yang sudah kecanduan rokok, meninggalkan kebiasaan ini bukanlah hal yang mudah. Banyak yang memberikan alasan dengan merokok bisa bikin dapet inspirasi dengan mudah, ada lagi yang bilang dengan merokok bisa mengusir kejenuhan.

Nah, saat ini bukan cuma kaum Adam saja yang punya hobi merokok, banyak juga wanita yang kini gemar menghisap rokok.

Menurut Anda, apakah wanita merokok itu wajar?
1. Wajar, karena merokok bisa dilakukan pria dan wanita
2. Tidak wajar, wanita terlihat kurang sopan kalau merokok di tempat umum
3. Semua ada sebabnya, wanita merokok bukan tanpa sebab, bisa saja pelarian

Kebiasaan merokok pada wanita sekarang sudah sangat lazim di Indonesia. Bukan hanya dalam tontonan film Hollywood saja. Tapi fenomena ini masih menjadi kontroversi di masyarakat luas. Untuk itu silahkan tuliskan pendapat Anda pada kotak komentar yang ada di bawah ini. Apakah wajar jika wanita merokok selayaknya pria. Bantu kami mengisi polling di atas ya!.

Silahkan teman-teman memberikan pilihan pada 3 jawaban yang sudah ada di atas melalui kotak komentar yang ada di bawah ini. Terima Kasih.

sumber: vemale.com

Cewek yang Merokok Itu Wajar Gak Sih?

28 Maret 2014


Merokok adalah kebiasaan tidak sehat. Khususnya pada para wanita, sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa wanita yang merokok menunjukkan tanda menopause lebih awal.

Penelitian ini dilakukan di Perelman School of Medicine, University of Pennsylvania, dilansir oleh Newsmaxhealth.com. Hasil penelitian pada wanita yang merupakan perokok menunjukkan bahwa mereka mengalami gejala menopause lebih cepat 1 hingga 2 tahun dibanding wanita yang tidak merokok.

"Penelitian ini memberi kejelasan baru bahwa merokok bisa memberi risiko pada sistem reproduksi wanita. Kita tahu bahwa merokok dapat menyebabkan menopause pada wanita dari berbagai ras," ujar Samantha F. Butts , MD , MSCE, yang merupakan kepala penelitian.

Gejala menopause awal yang sering muncul adalah jantung berdebar lebih cepat, tubuh sering terasa panas, gelisah dan sulit tidur. Selain itu, gejala menopause awal juga ditandai dengan rasa tidak percaya diri, mudah marah dan peningkatan risiko pada penyakit yang berhubungan dengan pembuluh darah dan jantung.

Semoga hasil penelitian ini bisa memberi gambaran bahwa merokok dapat merusak kesehatan Anda.

sumber: vemale.com

Bahaya Merokok Bagi Wanita, Bisa Cepat Tua dan Menopause Lebih Awal

25 Maret 2014


Perokok Pasif Beresiko. Akibat paparan asap rokok seseorang terhadap kesehatanorang lain sampai sekarang masih sering disepelekan. Selama ini, orang hanya melarang seorang wanita yang perokok karena dapat membahayakan janin maupun bayinya yang sudah lahir.

Padahal, bukan hanya si ibu yang sedang menyusui saja yang perlu menghentikan merokok. Ayah maupun orang di sekitar ibu dan bayinya, juga harus menghentikan kegiatan merokok itu. Apa pasalnya? Kalau seseorang merokok, itu berarti dia hanya mengisap asap rokoknya sekitar 15 persen saja, sementara yang 85 persen lainnya dilepaskan untuk diisap para perokok pasif. Tak adil, bukan?

WHO, badan kesehatan dunia, bahkan memperkirakan hampir sekitar 700 juta anak atau sekitar setengah dari seluruh anak di dunia ini, termasuk bayi yang masih menyusu pada ibunya, terpaksa mengisap udara yang terpolusi asap rokok. Ironisnya, hal itu justru terjadi lebih banyak di dalam rumah mereka sendiri.

Nikotin masuk ke bayi. Nikotin yang ada dalam rokok terserap dengan cepat dari saluran pernapasan ke aliran pembuluh darah ibu dan langsung ditransfer ke ASI dengan cara difusi. Jika ada orang luar yang merokok di dekat bayi, maka selain nikotin terserap dari ASI ibu yang terpapar asap rokok, juga diserap langsung melalui pernapasan (udara) si kecil. Nah, nikotin pun (bersama dengan ribuan bahan beracun asap rokok lainnya) masuk ke saluran pernapasan bayi.

Nikotin yang terhirup melalui saluran pernapasan dan masuk ke tubuh melalui ASI ibunya akan berakumulasi di tubuh bayi dan membahayakan kesehatanbayi. Bukan hanya itu. Nikotin ternyata juga dapat mengubah rasa ASI, dan membahayakankesehatan bayi. Biasanya, bayi akan rewel dan menolak menyusu jika ibunya baru merokok atau menghirup asap rokok. Akibat gangguan asap rokok pada bayi antara lain: muntah, diare, kolik, denyut jantung meningkat, dan lain-lain.

Penelitian membuktikan:
  • Penelitian di Santiago, Chili, menunjukkan bahwa asap rokok yang terhirup oleh ibu menyusui dapat menghambat produksi ASI. Dalam waktu tiga bulan, terlihat berat badan bayi dari ibu yang perokok atau menghirup asap rokok, juga tidak menunjukkan pertumbuhan yang optimal.
  • Asap rokok yang terpaksa diisap perokok pasif, ternyata mempunyai kandungan bahan kimia yang lebih tinggi dibandingkan dengan asap rokok yang diisap oleh si perokok. Hal ini karena ketika rokok sedang diisap, tembakau terbakar pada temperatur lebih rendah. Kondisi ini membuat pembakaran menjadi kurang lengkap dan mengeluarkan banyak bahan kimia.
  • Asap rokok itu sendiri mengandung sekitar 3.000-an bahan kimia beracun, 43 di antaranya jelas-jelas bersifat karsinogen (penyebab kanker). Tak heran jika pengaruh asap rokok pada perokok pasif itu tiga kali lebih buruk daripada debu batu bara.
  • Berbagai penelitian membuktikan asap rokok yang ditebarkan orang lain, imbasnya bisa menyebabkan berbagai penyakit, bukan saja pada orang dewasa, tapi terutama pada bayi dan anak-anak. Mulai dari aneka gangguan pernapasan pada bayi, infeksi paru dan telinga, gangguan pertumbuhan, sampai kolik (gangguan pada saluran pencernaan bayi).
Oleh karena itu, jangan ambil risiko. Hindarkan buah hati Anda dan Anda sendiri dari asap rokok, dimana saja Anda berada!

sumber: ayahbunda.co.id

Asap Rokok Dapat Mengancam Bayi dan ASI

24 Maret 2014


Anda masih sering merokok? Maka bacalah kisah ini hingga habis. Wanita ini sudah kehilangan kedua kakinya akibat sebuah kondisi kesehatan langka, dan menurut dokter, kemungkinan dia juga akan kehilangan tangannya. Semua itu akibat kebiasaan buruknya saat remaja, yaitu merokok.

Mantan Perokok Berat

Victoria Marks (41 tahun) adalah mantan perokok berat. Dia mulai hobi menghisap rokok sejak usia 13 tahun. Dalam satu hari, dia bisa menghabiskan 20 batang. Kebiasaan buruknya ini berhenti 10 tahun yang lalu, saat usianya 31 tahun. Namun ibu dari 4 anak ini menyesali hobi buruknya di masa lalu, karena rokok membuatnya terkena penyakit langka, yaitu Buerger, dilansir oleh Dailymail.co.uk.


Penyakit ini menghancurkan trombisit dan merusak pembuluh darah, sehingga membuat beberapa jaringan tubuhnya mati. Awalnya, Victoria mengalami rasa sakit di kaki dan bengkak di bagian pergelangan. Rasa sakit itu ada selama bertahun-tahun. Setelah kondisinya memburuk, tim dokter baru menemukan bahwa Victoria mengalami penyakit Buerger.

Amputasi Karena Jaringan Kaki Rusak

Pada tahun 2006, Victoria tidak bisa berjalan. Tim dokter memutuskan untuk mengamputasi kaki kirinya, karena bagian itu sudah rusak dan dikhawatirkan merusak jaringan tubuh lain. Setelah 6 tahun memakai kaki palsu, pada tahun 2012, Victoria harus kehilangan kaki kanannya karena kondisi yang sama.




Tidak banyak informasi tentang penyakit langka ini, namun pada akhirnya Victoria sadar bahwa kebiasaan buruknya di masa lalu menjadi salah satu faktornya. "Tidak sampai setahun kemudian, saya menemukan bahwa kondisi ini terjadi karena pengaruh rokok, cara terbaik untuk menghindari penyakit ini adalah menghentikan kebiasaan merokok," ujarnya.

"Kondisi ini membuat saya menghentikan kecanduan para rokok, hingga saat ini saya tidak lagi merokok walau satu batang," lanjut Victoria. "Namun semuanya sudah terlambat, kerusakan tubuh sudah terjadi,"

Sudah Menjalani 14 Kali Operasi

Kondisi Victoria cukup parah, karena penyakit ini membuatnya harus menjalani 14 operasi. Tim dokter bahkan mengatakan bahwa ada kemungkinan bagian tangan Victoria bisa mengalami kondisi yang sama. Kondisi ini membuat Victoria ketakutan dan panik. Beruntung, suami dan keempat anaknya selalu memberi semangat pada Victoria. Bahkan sang suami berhenti bekerja sebagai petugas pemadam kebakaran demi mendampingi istrinya.


"Saya ingin pemerintah mengambil gambar korban rokok seperti saya untuk diletakkan pada bungkus rokok, agar semakin banyak orang yang sadar bahwa Anda sedang memasukkan zat berbahaya ke dalam mulut Anda," ujar Victoria.

Semoga kisah ini bisa menjadi peringatan bagi kita semua. Sayangi tubuh Anda, karena masa depan masih panjang untuk dinikmati dengan tubuh yang sehat.

sumber: vemale.com

Karena Sering Merokok, Aku Kehilangan Kaki dan Sebentar Lagi Mungkin Tanganku

10 Februari 2014

Fakta Mengejutkan Pada Tubuh Setelah Berhenti Merokok




Pelajari apa yang terjadi pada tubuh Anda setelah sejam, sehari, sebulan, setahun bahkan sepuluh tahun setelah Anda menghentikan kebiasaan merokok. Fakta ini mungkin dapat mengejutkan Anda. Anda pasti tahu seberapa buruk kebiasaan merokok bagi kesehatan Anda.

Penasaran berapa lama nikotin akan bertahan di tubuh Anda? Gejala apa yang akan Anda alami saat Anda berusaha berhenti merokok? Ingin tahu penyakit apa saja yang disebabkan dengan merokok? Berapa hari bebas tembakau yang akan membuat tubuh Anda memulihkan diri dan tidak lagi berada pada resiko bahaya rokok? Berikut ini adalah timeline apa yang akan terjadi pada tubuh Anda saat Anda berhenti merokok.




20 menit setelah Anda berhenti merokok. Pengaruh akibat Anda berhenti merokok akan segera diatur oleh tubuh Anda. Kurang dari 20 menit setelah rokok terakhir Anda, detak jantung Anda akan mulai menurun kembali ke tingkat normal.




2 jam setelah Anda berhenti merokok. Setelah dua jam tanpa rokok, denyut jantung dan tekanan darah akan mengalami penurunan mendekati tingkat yang sehat. Sirkulasi perifel Anda juga mungkin meningkat. Perhatikan ujung jari kaki dan tangan Anda – karena mungkin akan mulai terasa hangat. Gejala penghentian nikotin biasanya dimulai sekitar dua jam setelah Anda mengisap rokok terakhir Anda. Gejala awal biasanya cenderung bersifat emosional:

  • Sangat ingin merokok secara terus-menerus,
  • Merasa cemas, tegang atau frustrasi
  • Mengantuk atau kesulitan tidur
  • Nafsu makan meningkat

Untuk melawan gejala-gejala ini, cobalah untuk mengakuinya dengan rasionalisasi dan menuliskannya. Jangan menipu diri Anda dengan merokok lagi karena hal itu justru hanya akan membuat Anda jengkel.

12 jam setelah Anda berhenti merokok. Karbon monoksida – yang dapat menjadi racun bagi tubuh pada tingkat tinggi – dilepaskan dari pembakaran tembakau dan dihirup sebagai bagian dari asap rokok. Karena karbon monoksida terikat baik dengan sel darah, kandungan tinggi dari zat ini dapat mencegah sel darah untuk mengikat oksigen, yang pada akhirnya dapat menyebabkan masalah jantung yang serius. Hanya dalam waktu 12 jam setelah berhenti merokok, karbon monoksida dalam tubuh Anda akan menurun ke tingkat normal, dan kadar oksigen dalam darah Anda akan meningkat sampai tingkat normal.




24 jam setelah Anda berhenti merokok. Rata-rata serangan jantung di kalangan perokok 70%lebih tinggi daripada yang tidak merokok. Namun, percaya atau tidak, hanya sehari penuh setelah Anda berhenti merokok, resiko serangan jantgung Anda sudah mulai menurun. Meskipun Anda belum sepenuhnya bebas, namun Anda sudah berada di jalan yang benar.



48 jam setelah Anda berhenti merokok. Merokok mungkin tidak mengancam nyawa, namun indra yang mati – terutama indra penciuman dan perasa – merupakan salah satu konsekuensi yang jelas dari rokok. Untungnya, setelah 48 jam tanpa rokok, ujung saraf Anda akan mulai tumbuh kembali, dan kemampuan Anda untuk mencium dan merasa akan meningkat. Hanya sedikit waktu lagi, Anda akan kembali menghargai hal-hal yang lebih baik dalam kehidupan.




72 jam setelah Anda berhenti merokok. Pada titik ini, nikotin akan benar-benar keluar dari tubuh Anda. Sayangnya, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan mencapai puncaknya di sekitar waktu ini. Anda mungkin akan mengalami beberapa gejala fisik seperti sakit kepala, mual, atau kram di samping gejala emosional yang telah disebutkan sebelumnya. Untungnya, gejala fisik ini akan berlalu dengan cepat.




2 sampai 3 minggu setelah Anda berhenti merokok. Setelah beberapa minggu, Anda akan mulai benar-benar merasa berbeda. Anda pada akhirnya bisa berolahraga dan melakukan aktivitas fisik tanpa merasa kehabisan nafas dan sakit. Hal ini disebabkan sejumlah proses regeneratif yang mulai terjadi dalam tubuh Anda; sirkulasi tubuh Anda akan meningkat, dan fungsi paru-paru Anda juga akan meningkat secara signifikan. Setelah dua atau tiga minggu tanpa rokok, paru-paru Anda akan mulai terasa lega, dan Anda akan mulai bernafas dengan lebih mudah. Bagi kebanyakan perokok, gejala yang timbul akibat berhenti merokok akan hilang dua minggu setelah berhenti merokok.




1 sampai 9 bulan setelah Anda berhenti merokok. Sekitar sebulan setelah Anda berhenti merokok, paru-paru Anda akan mulai beregenerasi. Di dalam paru-paru, silia – rambut halus – seperti organel yang mendorong lendir keluar – mulai memperbaiki diri dan kembali berfungsi dengan baik. Dengan silia yang kembali dapat berfungsi dengan baik, akan menolong mengurangi resiko Anda terkena infeksi. Dengan paru-paru yang berfungsi sebagaimana mestinya, batuk dan sesak nafas yang Anda alami akan terus menurun secara dramatis.

Bahkan untuk para perokok berat, gejala yang timbul akibat berhenti merokok tidak akan lagi terasa beberapa bulan setelah berhenti dari merokok.




1 tahun setelah Anda berhenti merokok. Menandai satu tahun berhentinya Anda dari kebiasaan merokok merupakan hal yang besar. Setelah setahun tanpa rokok, resiko Anda terkena serangan jantung akan menurun sampai 50% dibandingkan ketika Anda masih merokok. Cara lain untuk melihat pada kemajuan ini adalah seorang perokok dua kali lebih mungkin dibandingkan Anda untuk menderita semua jenis penyakit jantung.




5 tahun setelah Anda berhenti merokok. Sejumlah zat dilepaskan dalam proses pembakaran tembakau – karbon monoksida merupakan salah satu di antaranya – akan menyebabkan pembuluh darah Anda menyempit, yang meningkatkan resiko Anda mengalami stroke. Setelah 5-15 tahun bebas dari rokok, resiko Anda untuk memgalami stroke sama dengan mereka yang bukan perokok.




10 tahun setelah Anda berhenti merokok. Para perokok memiliki resiko yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok untuk daftar menakutkan dari penyakit kanker, dengan kanker paru-paru menjadi yang paling umum dan salah satu jenis yang paling berbahaya. Merokok menyumbang 90% kematian akibat penyakit paru-paru di seluruh dunia. Hal ini akan memakan waktu 10 tahun, namun jika Anda berhenti, resiko kematian akibat kanker paru-partu akan turun 50% dibandingkan mereka yang merokok. 10 tahun setelah Anda berhenti merokok, resiko Anda dari kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, kandung kemih, ginjal dan pankreas juga akan menurun.




15 tahun setelah Anda berhenti merokok. 15 tahun tanpa merokok akan membawa resiko penyakt jantung kembali ke tingkat yang sama dengan mereka yang memang bukan perokok. Anda tidak akan lagi berada pada posisi yang lebih tinggi dari normal untuk berbagai kondisi seperti serangan jantung, penyakit koroner, arhitmia, angina, infeksi jantung maupun kondisi yang mempengaruhi irama detak jantung Anda.

Manfaat jangka panjang dari menghentikan kebiasaan merokok sangatlah fantastis. Menurut Asosiasi Jantung Amerika, mereka yang tidak merokok rata-rata hidup 14 tahun lebih lama dibandingkan para perokok. Berhenti hari ini, dan Anda akan memperpanjang rentang hidup Anda dan menghidupi tahun-tahun ekstra dengan sistem kardiovaskular yang dapat berfungsi, saat Anda aktif dan merasa luar biasa.

Fakta Mengejutkan Pada Tubuh Setelah Berhenti Merokok

Renungkan firman Allah dan Sabda Rasul-Nya dengan kejujuran hati:

Inilah mengapa ulama di Arab Saudi dan negara timur tengah lainnya memfatwakan haramnya rokok sejak lama

Al-Quran Surah Ar-Rahman (55) ayat 13 :
"Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"


Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
“Ada dua kenikmatan yang dilalaikan oleh kebanyakan manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang.”
(HR. al-Bukhari no. 6412, dari Ibnu ‘Abbas radiallahu ‘anhuma)
Banyak manusia yang kufur, yang fasik, yang munafik terhadap perkara-perkara kebaikan yang Allah perintahkan, seperti beribadah, menuntut ilmu agama, dan selainnya dalam kondisi tubuh yang sehat. Apalagi ketika Allah berikan nikmat sehat, malah kita rusak dengan rokok yang penuh mudharat.


Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya) :
“Jika engkau bersyukur, maka sungguh Allah akan menambahkan nikmat-Nya, dan jika kamu kufur maka sungguh azab-Ku sangat pedih.”
(QS. Ibrahim: 7)


Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya) :
"Dan Alloh menghalalkan bagi mereka semua perkara yang baik dan mengharomkan semua yang buruk."
(QS. Al-A'rof:157).

Rokok termasuk hal yang buruk yang memudharatkan lagi busuk baunya.


Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :
"tidak boleh mendatangkan bahaya secara tak sengaja maupun disengaja."
(HR. Ibnu Majah [2331] dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu 'anhu).






Bukankah sudah sangat jelas dan nyata bahaya dari rokok untuk kesehatan!

Allah Subhannahu wa Ta’ala pun berfirman (yang artinya):
"Dan Janganlah kalian menjatuhkan diri sendiri dalam kebinasaan."
(Al Baqoroh:195).


Rokok menimbulkan penyakit-penyakit yang membinasakan seperti kanker, TBC, dan lain-lain.




Allah Subhannahu wa Ta’ala juga berfirman (yang artinya):
"Dan janganlah kalian membunuh diri-diri kalian."
(An Nisaa:59).



Rokok membunuh jiwa dan raga secara perlahan-lahan.



Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya):
"Dan janganlah engkau menghambur-hamburkan harta dengan boros, sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara setan."
(Al-Isro:26-27).


Rokok adalah pemborosan dan penghambur-hamburan terhadap harta.


Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda : (yang artinya):
"Dan Alloh membenci bila kalian membuang-buang harta."
Mutaffaqun alaih
Rokok merupakan pembuang-buangan terhadap harta maka Allah membencinya.


Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman tentang bahaya khamr (yang artinya):
"Dan dosanya lebih besar daripada manfaatnya."
(Al Baqoroh:219).
Bahaya rokok pun lebih besar dari manfaatnya, bahkan keseluruhannya merupakan kemudharatan.


Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda (yang artinya):
"Barangsiapa yang meniup racun hingga mati maka racun tesebut akan berada di tangannya lalu dihirupkan selama-lamanya di neraka Jahannam."
(HR. Muslim).

Rokok mengandung racun nikotin yang membunuh penghisapnya perlahan-lahan dan menyiksanya.

Itulah sebagaian dari sekian firman Allah dan sabda Rasulullah yang dijadikan hujjah atau dalil yang nyata oleh Majelis Ulama Indonesia dan terlebih lagi para ulama ahlussunnah di Arab Saudi dan negara timur tengah lainnya (negara dimana Islam diturunkan, dimana ulama ahlus sunnah berkumpul dengan keutamaan ilmu mereka, dimana pusat ilmu agama Islam dipelajari dan diamalkan) dalam mengeluarkan fatwa haramnya rokok.



Yang membedakan rokok dengan narkoba itu hanya cepat tidaknya zat-zat mudharat itu dalam merusak tubuh manusia. Jika narkoba cenderung cepat dalam merusak tubuh hingga syaraf, sedangkan rokok perlahan-lahan namun dampak negatifnya pasti terasa.

Apakah mereka yang mengkufuri nikmat karunia Allah akan dibiarkan begitu saja di yaumul akhirat? Tentu saja tidak. Dosa dari mengkufuri nikmat dan melanggar larangan Allah akan dipertanggung jawabkan!

Wallahu a'lam bishawab. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala menjaga kita dari bahaya dan kemudharatan. Aamiin.

Tanggung Jawab Seorang Perokok di Yaumul Akhirat

Berikut adalah tips-tips yang bisa dilakukan dalam berhenti merokok:




1. Cari alasan untuk berhenti merokok
Beberapa perokok mungkin sudah menjadi batuk-batuk, sakit, divonis kanker, dan sebagainya. Sakit merupakan alasan yang terkuat untuk seseorang memulai berhenti merokok. Selain sakit, carilah alasan lain mengapa kita ingin sekali berhenti merokok, misalnya saja uang habis, tidak ada tabungan, atau ingin sekali masuk kepolisian, militer, dsb. Cari alasan terkuat yang bisa digunakan untuk berhenti merokok.

2. Ambil komitmen untuk berhenti merokok
Setelah kita berhasil menemukan alasan yang kuat untuk berhenti merokok, milikilah komitmen utnuk berhenti merokok. Komitmen sangat diperlukan untuk berhenti merokok. Karena jika kita tidak mempunyai komitmen, kita akan mudah tergoda oleh rokok. Komitment untuk berhenti merokok sangat erat hubungannya dengan integritas. Sikap integritas harus dimiliki untuk memperkuat komitmen tersebut dalam menolak untuk mencoba merokok kembali.

3. Ambil Kesibukan Sendiri
Beberapa perokok akan merokok karena memiliki waktu senggang. Untuk menghindari merokok, cobalah untuk mengambil waktu senggang, misalnya berkumpul bersama teman-teman yang bukan perokok, olahraga bersama, berkumpul bersama keluarga, jalan-jalan ke mall, dan sebagainya. Kesibukan bisa dilakukan di wilayah yang dilarang merokok seperti mall atau tempat berAC lainnya.

4. Carilah Teman yang tidak merokok
Faktor lingkungan sangat mempengaruhi kebiasaan orang untuk merokok. Carilah lingkungan atau teman yang tidak merokok. Sebab keinginan anda untuk merokok akan sangat kuat jika berada di lingkungan perokok.

5. Carilah pengganti rokok
Kadang seorang perokok merindukan sesuatu yang biasanya mereka hisap di mulutnya. Untuk menggantikan rokok, cobalah untuk memakan permen, lolipop, permen karet, dsb.

6. Ajak teman untuk mengingatkan anda
Carilah teman terdekat anda yang bisa mengingatkan anda untuk berhenti merokok. Mintalah teman anda untuk menegur anda ketika anda ingin sekali merokok.

7. Banyak minum air putih dan rajin berolahraga
Untuk membuang semua racun dari rokok yang sudah ada di tubuh anda, banyak-banyaklah untuk minum air putih dan rajinlah berolahraga secara teratur, Cara tersebut sangat ampuh untuk menghilangkan racun dari rokok yang sudah ada di tubuh anda.




Setelah melakukan usaha untuk berhenti merokok, anda akan menerima manfaat dari berhenti merokok dan tubuh anda akan berangsur-angsur sehat dan segar. Ayo berhenti merokok!!!

Tips yang Efektif untuk Berhenti Merokok

Niat yang kuat adalah syarat mutlak sekaligus pondasi utama untuk berhenti merokok. Apakah agan baru saja merokok beberapa bulan ataupun sudah mencandu hingga belasan tahun, tidak ada yang bisa menghentikan agan berhenti merokok ketika agan punya niat yang kuat. Sebagai contoh kisah agan di atas yang mana putrinya meninggal karena pneumonia akibat paparan racun rokok dari kebiasaannya merokok, karena rasa menyesal agan tersebut langsung bisa berhenti, karena memang niat yang kuat sebagai pondasi dasar berhenti merokok.


Doa minta pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Ingat semua yang terjadi di jagat raya ini atas izin Allah. Datangnya musibah dan datangnya pertolongan pun semuanya atas izin Allah. Termasuk keberhasilan agan untuk berhenti merokok juga semuanya atas izin Allah. Ketika agan mempunyai niat berhenti, lalu meminta memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk berhenti merokok, maka jika Allah mengabulkannya, tiada manusia atau bahkan setan laknatullah manapun yang dapat menghentikan usaha gan berhenti merokok. Jadi jangan pernah meninggalkan berdoa. Berdoalah dengan penuh pengharapan dan yakinlah 100% dikabulkan.


Tekat bulat memutuskan berhenti merokok. Setelah anda punya niat yang kuat dan memohon pertolongan Allah melalui doa yang terus-menerus, maka selanjutnya agan harus membulatkan tekat. Tekat agan sudah bulat dalam bentuk komitmen tidak akan merokok lagi, tidak akan diperbudak rokok lagi, tidak mau diracun kembali. Dengan tekat bulat, agan memulai hari pertama berhenti merokok hingga hari-hari selanjutnya dan untuk selamanya. Jangan pikirkan soal rokok, buang sugesti negatif agan gak bisa hidup tanpa rokok, jauhi rokok dan jangan pernah menyentuh rokok lagi. Jaga komitmen agan untuk berhenti merokok, mintalah keluarga dan teman-teman agan untuk terus mengingatkan dan memotivasi agan saat bisikan-bisikan syaithan menggoda.


Perjuangan keras dan pengorbanan saat proses berhenti merokok. Bagi yang sudah kecanduan bertahun-tahun, masa-masa awal berhenti merokok memang tidak mudah. Dari perasaan yang tidak nyaman, tubuh yang kurang rileks, mulut yang asam hingga godaan teman-teman perokok yang menawari atau mengajak agan untuk merokok kembali. Namun agan harus tanamkan dalam hati bahwa berhenti merokok memang butuh perjuangan keras dan pengorbanan! Dan ingat perjuangan dan pengorbanan itu tak sekedar untuk diri agan sendiri, namun juga untuk orang-orang yang adan sayangi. Tanamkan dalam ingatan agan bahwa agan bukan orang yang lemah, agan bukan pecundang yang mudah menyerah, agan adalah pejuang, seorang fighter. Lelaki sejati tidak lemah dan bermental tempe! Buktikan jika agan adalah seorang lelaki pejuang dengan jiwa pemberani dan jantan!

Di negara-negara maju masyarakatnya berbondong-bondong
meninggalkan rokok. Tapi di negara kita malah sebaliknya!







TAHUKAH AGAN DAN SISTA?


Gerakan anti tembakau Nazi di Jerman adalah kampanye publik anti merokok pertama dalam sejarah modern. Adolf Hitler adalah perokok berat yang kemudian meninggalkan rokok dan membenci rokok. Peredaran tembakau dan rokok diawasi dengan sangat ketat untuk melindungi rakyat Jerman dari bahaya rokok. Wikipedia Indonesia


TS sedang menyelesaikan format PDF siap cetak dari thread ini (beserta komen testimoni mereka yang berhenti merokok). InsyaAllah akan segera diupdate disini, format PDF dalam proses pengerjaan 90%. Silahkan tinggalkan komen request PDF atau add friend atau silahkan kunjungi kembali thread ini untuk mendapatkan notifikasi tersedianya update PDF.

Versi PDF
siap cetak dapat agan dan sista print dan perbanyak (foto copy) untuk dibagikan kepada keluarga, teman atau orang yang agan sayangi dan agan peduli yang masih aktif merokok.
Usaha agan dan sista untuk menyadarkan mereka InsyaAllah akan dibalas limpahan pahala.

Download PDF (Konten Thread dan Separuh Testimonial)

Langkah Dan Bekal untuk Berhenti Merokok

Agan akan menjadi panutan yang baik untuk anak, keluarga dan lingkungan

Dari keluarga hingga teman-teman agan akan bangga kepada agan. Dan ketika agan bisa berhenti merokok,
itu akan menjadi motivasi bagi perokok lainnya untuk berhenti, karena agan membuktikan bahwa agan bisa! Kebanyakan para anak dan remaja yang merokok rata-rata disebabkan karena orang tuanya juga merokok.


Agan dapat hidup lebih sehat, begitu pula keluarga dan lingkungan agan

Lebih banyak hal positif yang dapat agan lakukan dalam kondisi tubuh yang sehat. Agan juga mampu lebih banyak berolah raga lebih banyak untuk meningkatkan kualitas kesehatan. Agan juga berhenti 'meracuni' keluarga dan orang-orang sekitar sebagai perokok pasif. Agan dan keluarga sehat, masa depan lebih baik!


Agan berhenti melakukan perilaku mudharat dan mendulang dosa

Ketika agan berhenti merokok, maka agan juga berhenti merusak dan mendzolimi nikmat sehat dari Allah, juga berhenti menyebarkan kemudharatan bagi orang lain (para perokok pasif disekitar agan) yang mana semua perkara tersebut adalah perilaku mendulang dosa yang kelak akan dipertanggung jawabkan di yaumul akhirat.


Agan menurunkan resiko terkena penyakit berbahaya dan juga kronis

Dengan ikhtiar berhenti merokok, selain meningkatkan kesehatan, agan juga menurunkan dan meminamalisir resiko terkena penyakit-penyakit berbahaya terkait rokok, seperti: kanker paru-paru, penyakit jantung, stroke, efisema, skizofrenia, katarak, kerusakan kulit, dan jangan lupa impotensi yang menyiksa batin lelaki.


Keuangan agan akan lebih baik dan agan lebih bijak menggunakannya

Agan dapat menabung lebih banyak untuk hal yang lebih bermanfaat, agan dapat menambah uang belanja untuk meningkatkan gizi keluarga, agan dapat membahagiakan keluarga dengan uang yang sebelumnya agan 'bakar'.


Kalau dengan segala penjelasan di atas masih nekat merokok
dengan alasan bahwa rokok bikin rileks, check bonus berikut!



Kalau agan menganggap hasil penelitian medis dari seluruh dunia yang dilakukan oleh pihak universitas, dokter hingga rumah sakit adalah meragukan atau omong kosong, maka cobalah agan dan sista mengunjungi rumah sakit-rumah sakit besar di kota masing-masing.

Masuklah ke ruang-ruang perawatan penyakit kanker paru-paru, penyakit jantung, penyakit stroke, penyakit efisema, penyakit TBC hingga penyakit pneumonia. Lalu tanyakan pada keluarga pasien yang sedang tergeletak tak berdaya, apakah pasien-pasien tersebut pecandu rokok atau perokok pasif? Niscaya akan agan temukan banyak sekali jawaban bahwasanya pasien-pasien tersebut sebelumnya adalah pecandu rokok.

Atau jika kurang puas, silahkan menemui dokter atau kepala rumah sakit atau bagian terkait dan mintalah data pasien dengan jenis penyakit-penyakit yang telah TS sebutkan di atas, niscaya akan agan dan sista temukan data-data yang nyata betapa banyak dari pasien-pasien yang ada yang divonis atas penyakitnya dengan rokok sebagai penyebabnya. Dan vonis dari dokter seperti itu juga diberikan kepada bapak ane yang telah mengalami 2 kali serangan jantung dan meninggal pada serangan jantung kedua.


Namun jika agan sudah menyadari ancaman dan resiko besar dari merokok,
maka silahkan agan dan sista merenungkan nasehat penutup dari thread ini



Apakah agan tetap bisa merasa rileks jika semisal karena agan terus menyia-nyiakan nikmat karunia tubuh yang sehat dari Allah 'Azza wa Jalla lalu agan diazab dihukum dengan penyakit kronis seperti kanker paru-paru, penyakit jantung atau sakit stroke? Apakah saat tubuh terkapar tergeletak tak berdaya karena penyakit-penyakit kronis itu agan masih bisa merasa rileks? Apakah agan tetap bisa merasa rileks saat melihat istri dan anak menghabiskan waktu menunggui agan di rumah sakit dengan segala perasaan yang hancur?

Dan apakah agan masih tetap bisa merasa rileks saat satu persatu harta agan habis dijual untuk membiayai penyakit kronis agan, penyakit yang akhirnya menjadi balasan atas egoisme agan mencandu rokok? Apakah agan masih bisa merasa rileks saat semua harta agan habis untuk membiayai pengobatan agan sehingga anak dan istri agan terlantar, istri menumpang di rumah saudara, anak tak bisa melanjutkan sekolah karena semua uang habis untuk membiayai pengobatan agan yang terkapar sakit? Masih bisa rileks melihat hidup keluarga yang kacau berantakan disebabkan egoisme agan mencandu rokok? Impian keluarga agan sirna!

Dan jika agan dan sista mengimani hari pembalasan di yaumul akhirat, apakah masih bisa rileks ketika azab yang perih, siksa yang berkali lipat lebih pedih dan keras dari siksa di dunia ditimpakan karena sebab mengkufuri nikmat yang Allah berikan, mendzolimi karunia Allah berupa tubuh yang sehat dengan racun-racun seperti rokok, miras, narkoba dan barang-barang mudharat lainnya? Masihkah bisa rileks dan tenang?



Hitung jumlah yang agan bayarkan untuk biaya 'meracuni' diri agan dan keluarga:

Berbagai Motivasi Tambahan Untuk Berhenti Merokok

Pada umumnya, teman-teman yang ane ajak untuk berhenti merokok dapat memahami detail dampak-dampak negatif sebagaimana yang sebagian ane tulis pada poin 2 di atas. Namun terkadang susahnya menyadarkan seorang yang sudah kecanduan rokok adalah mereka terus mencari pembenaran-pembenaran yang terkadang memakai alasan-alasan yang irasional dan bahkan konyol jika dinalar akal sehat yang kadang jadi debat kusir.

Nah 'jurus pamungkas' yang sering ane dengar sebagai alasan atau pembelaan paling akhir adalah ucapan: "Kambing aja kagak ngerokok mati! Manusia ngerokok atau gak ngerokok kalau waktunya mati ya mati!" Nah kalau sudah masuk sesi tema perkambingan mode total defenseini yang musti sabar buat menjelaskannya.


Bismillah. Nabi Muhammad shalallahu 'alaihi wa sallam: “Allah telah menulis takdir-takdir seluruh makhluk (pada kitab lauh mahfudz) 50.000 tahun sebelum menciptakan langit dan bumi.” [HR. Al-Imam Muslim dari shahabat Abdullah ibn Amr ibn Al-Ash radhiyallahu 'anhu].Kematian itu fixed gan, tidak dapat dimajukan atau dimundurkan seharipun. Hanya Allah Ta'ala yang mengetahui kapan tibanya ajal kita. Wallahu a'lam bishawab.

Semisal seorang yang bernama Bambang telah Allah tuliskan takdirnya di dalam kitab Lauh Mahfudz bahwasanya kematiannya adalah pada usia 60 tahun, ingat ini adalah permisalan (sebagaimana Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam menjelaskan bahwa rata-rata usia umatnya adalah 60-an tahun). Namun diusia remaja Bambang menghabiskan hidupnya dengan perbuatan-perbuatan yang merusak tubuhnya yang mana telah Allah karuniakan kondisi yang sehat dan sempurna. Bambang tak pernah lepas dari yang namanya rokok dan juga punya kegemaran minum miras. Nah akibat dia merusak tubuhnya dengan zat-zat yang penuh mudharat seperti rokok dan miras, akhirnya tubuhnya mulai sakit-sakitan diusia 40-an tahun. Bambang akhirnya tak bekerja.

Diusia 45 tahun dokter memvonis Bambang terkena sakit paru-paru akibat kebiasaan merokok. Lalu diusia 50 tahun ginjalnya ikut bermasalah, karena kebiasaannya minum miras. Dua penyakit tersebut menguras habis harta bendanya. Awalnya motor yang dijual, kemudian mobil, lalu rumah ketika penyakitnya menjadi komplikasi. Karena kondisinya Bambang otomatis tak mampu bekerja, akhirnya istrinya lah yang jadi tulang punggung keluarga. Anaknya pun tak bisa kuliah karena semua harta habis untuk berobat. Kehidupan keluarganya kacau balau.


Bambang depresi berat, tak kuat melihat keluarganya ikut menderita karenanya. Tak kuat dengan semuanya itu, Bambang pun berpikir untuk bunuh diri saja agar tidak terus membebani keluarga. Apalah daya, Allah telah menakdirkan usianya meninggal pada usia 60 tahun. Beberapa kali dia mencoba bunuh diri, namun selalu gagal, karena memang belum waktunya dia meninggal. Hingga akhirnya di usia 60 tahun dia menghembuskan nafas terakhir. Bayangkan karena dia tidak bisa menjaga mensyukuri nikmat dari Allah, selama 20 tahun di akhir sisa hidupnya ia merasakan penderitaan yang hebat. Begitu pula keluarganya ikut merasakan penderitaan yang ada. Apa yang dia tanam diusia muda berupa mudharat, akhirnya dia tuai diusia tua berupa penderitaan.

Teman dan tetangga Bambang yang namanya Joko, juga meninggal diusia 60 tahun. Namun dia menyadari akan nikmat karunia dari Allah berupa tubuh yang sehat, maka dia berusaha menjaganya dengan baik. Joko ikhtiar dalam bentuk olah raga rutin dan menjauhi rokok apalagi bahaya miras. Dan Allah Ta'ala telah berjanji akan menambahkan nikmat bagi mereka yang pandai bersyukur. Sama-sama meninggal di usia 60 tahun, namun Joko meninggal dalam kondisi sehat dan mewariskan banyak manfaat dan kebaikan untuk keluarganya. Indah!

Renungan dan Motivasi Berhenti Merokok

 
BERITA SEHAT © 2015 - Designed by Templateism.com